kumpulan puisi

Senja di Pelabuhan Kecil (buat Sri Aryati) - Chairil Anwar

| Posted in , | Posted on 21.25


Chairil Anwar

Senja di Pelabuhan Kecil (buat Sri Aryati) 


Ini kali tiada yang mencari cinta
Di antara gudang, rumah tua, pada cerita
Tiang serta temali. Kapal,perahu tiada berlaut
Gerimis mempercepat kelam.
Ada juga kelepak elang
Menyinggung muram, desir hari lari berenang
Menemu bujuk pangkal akanan. Tidak bergerak
Dan kini tanah dan air tidur hilang ombak
Tiada lagi. Aku sendiri. Berjalan
Menyusur semenanjung, masih pengap harap
Sekali tiba di ujung dan sekalian selamat jalan
Dari pantai keempat, sendu penghabisan bisa berdekap

Review:
Kemuraman Chairil akibat patah hati amat terasa dalam puisi ini.
kata-kata gudang, rumah tua, kapal perahu tiada berlaut. Gerimis mempercepat kelam, muram, air tidur hilang ombak, aku sendiri, pengap harap, selamat jalan, sendu penghabisan, merupakan komposisi yang sedemikian rupa disusun untuk menggambarkan suasana hati yang muram dan patah. Segalanya jauh dari kata bombastis yang meledak-ledak.

Anda Dapat menambahkan review pada kolom komentar dibawah.

SocialTwist Tell-a-Friend

Comments (0)

Posting Komentar

"Top Puisi Bahasa Jiwa"