kumpulan puisi

Belahan Hati

| Posted in | Posted on 19.39

0


Kuingat saat pertama kujumpa dirimu
Saat pertama kali kita bertemu
Kulihat senyum di bibirmu
Begitu indah membuatku terpaku

Kehampaan Sebuah Perasaan

| Posted in | Posted on 19.37

0


Sebuah rasa…

Mengusik ruang hatiku yang hampa

Seakan menungguku untuk mengatakannya

Mengatakan bahwa aku mencintainya

Sakit Hati

| Posted in | Posted on 19.36

0


Kau yang memulainya…

Kau juga yang mengakhirinya

Kau buat aku bahagia…

Kau juga yang membuatku menderita

Mimpi Di Malam Hari

| Posted in , , | Posted on 19.32

0


Semalam, Aku bermimpi

Tidur dengan nyaman di antara seprai dan bantal,

Terasa wangi kayu cendana mengembus di udara.

Saat-saat sepenuh hati

Ketika kita masih bersama,

Ketika cinta kita masih abadi.


Cinta Hanya Ilusi

| Posted in , | Posted on 16.16

0


Kau temukan aku saat aku hangus
Tercerai berai tak berwujud
perlahan kaupunguti ceceran hatiku
satu persatu menjadi satu


Dalam Hening

| Posted in , | Posted on 16.12

0


Dalam heningnya malam nan gulita..
melenyapkan berjuta asa..
membakar segala cita..
saat semua hilang tanpa makna..
karna cinta adalah sia-sia..
sebab ia entah dimana..

Heningnya Malam

| Posted in , | Posted on 16.10

0


Malam begitu hening, sepi yang ku rasa tetes demi tetes air hujan yang jatuh mengalun bagai sebuah melodi biar malam menyelimuti tidur lelapmu dan tetesan air hujan menemani raga terbang ke alam impian tidur tidurlah kau dalam ketenangan biarkan tubuhmu yg lelah terbaring di atas pembaringan untuk menyambut hari esok


Ratapan Dalam Duka

| Posted in , , | Posted on 12.55

0


Tak akan lagi aku sanggup
Mengepak saya mengitari bumi
Menyibak kabut di pagi
Sungguh aku tak akan sanggup
Walau hanya memandang dunia

Sedihku

| Posted in , | Posted on 12.54

0


letihku menunggu hadirnya
menusuk nusuk dan menyayat perih
seperti silet yg menyayat kulit ari di pipi
perih dan menyakitkan hati

Maaf

| Posted in | Posted on 12.52

0


Maafkan aku yang tak bisa menanggung semua beban sendiri
Telah kuputuskan dengan segala akibat yang kan terjadi
Aku tunjukkan jati dirimu seutuhnya pada bundaku

Hatiku teriris, kulihat guratan wajah bunda semakin jelas
Saat bunda melihat sendiri lukisan cintamu dengan mereka
Dengan mesranya kau bersandingkan mereka
Tanpa keraguan setitikpun

Penjelajahan Berakhir

| Posted in | Posted on 12.50

0


dingin merasuk dalam sukma kalbu
tinggalkan kelabu masa
dalam serpihan hidup yang kian termamah usia
hanya luka yang tersiram asam nitrat tersisa dalam jiwaku
menguak kepermukaan sembilu


Dia

| Posted in | Posted on 19.11

0


Ku pandangi sinar rembulan
Indah bagai wajahnya yang cantik
Ku pandangi bintang-bintang
Kilau bagai senyuman yang terlukis di wajahnya


Sebuah Harapan

| Posted in | Posted on 19.09

0


Hening malam ini ku sendiri
Tak seorangpun yang menemani
Ku pandangi bintang-bintang
Seakan ku tau ada dirimu disana
Ku pandangi rembulan


Hilang

| Posted in , | Posted on 19.08

0


Hati ini hampa ku rasa
Tak ada satupun cinta yang ku punya
Rasa itu telah hilang
Tak kembali walaupun diminta

Keyakinanku Selalu Mencintaimu

| Posted in , | Posted on 07.14

0


izinkanlah aku untuk selalu bersama mu,
kau sentuh hati ini,
dengan cinta mu dan blaian kasih sayang mu,
hingga ku mengerti jalan kehidupan dan kehangatan cinta,
jangan biarkan cinta kita berakhir oleh ke egoisan yang ada,
di setiap permasalahan,

Penantianku Akan Kehadiranmu

| Posted in , | Posted on 07.13

0


Saat ku sedih............ Kau yang slalu ada untukku.... Saat kumenangis.... Kau yang sllalu menghapus air mataku Saat kubahagia.... Kaupun bilang turut bahagia.... Tapi kini..... Hadirmu tak ada lagi Sosokmu tak ada lagi untukku Saat kusedih, menangis maupun senang Betapa pedih hatiku... Saat aku harus kehilanganmu Sosok yang slalu ada untukku Kini kujalani hari penuh kesendirian Tanpa kehadiranmu dan bayangmu Akankah kau kan kembali??? Akankah sosok itu datang lagi???


Kepalsuan Cinta

| Posted in | Posted on 07.11

0


kau tinggalkan segalanya
kau tak mengenal lagi diriku,
yang telah berkorban untuk mu,
ini kah balasan yang ku terima oleh kepalsuan cinta mu.

Pedih Diriku Dirimu

| Posted in | Posted on 07.09

0


Kala sayangku sahuti hatiku

Aku termangu ketika diriku berpindah haluan

Keping wujudku membentur pahatan kasihku

Melayang tanpa batas risauku ini

Termangu dalam kepulan sakit yang trus bertumpuk

Menanti Kehadiranmu

| Posted in , | Posted on 07.08

0


indahnya malam ini
seindah bulan purnama dapat menyinari di malam ini.
menerangi jalan ku yang kelabu ini,
terkenang dengan dirimu,
kau jauh di sana,
aku di sini menanti dirimu,

Kerapuhan Hatiku

| Posted in | Posted on 07.06

0


Ketika sajak diri menggema relungku

Benih-benih rasa mengembun dalam uap dadaku

Mencerca setiap lahar dukaku

Aku terbisu dalam kegelapan

Sajak-sajak menghembusku tuk

Ukir berbait-bait puisi ini

Di Dalam Kerapuhan Hati

| Posted in , | Posted on 07.04

0


Jenuh ku terasa di dalam kesendirian
Jenuh ku terasa dalam hayalan tak pasti ini
Jenuh terdiam tanpa seuntaian kata
Hanya terasa kehampaan di dalam ruang waktu

Permintaan

| Posted in , | Posted on 18.31

0


Pagi telah merekah

Goresan di lehermu masih memerah

Kucoaba untuk menahan marah

Agar luka hati tak berdarah

Pengkhianatan Cinta

| Posted in | Posted on 18.28

0


Tlah lama ku jalani bersamamu
Tak satupun kisah
dapat ku lupakan..

Tak Sempurna

| Posted in , , | Posted on 09.14

0


Pejamkan mata hatiku
Heningkan perasaanku
Hilangkan benih cintamu
Yang pernah bersemi dihati

Pertukaran Jiwa

| Posted in | Posted on 09.13

0


betapa jiwa dan hatiku sungguh merasa bersedih;;
pohon pohon seakan berbicara” kasihan engkau wahai pemuda”

sungguh jejak jejak pikiranku terhapus benciku/
jiwa-jiwa dalam tubuhku menolak kedamaian;

Cemburu

| Posted in , | Posted on 09.10

0


Kau
pernah memujanya..mungkin tanpa kau sadari
Dalam bahasa abstrakmu tak mampu
kau ingkari kagum mu
Dan
ku hanya terdiam..menyadari kelumit
ingin mu
Yang tak mungkin kau rengkuh…

Luka dan Asa

| Posted in , | Posted on 09.07

0


kembali menggores tinta pena
torehkan kembali segala luka
perih
destapa
ukir kembali seluruh asa
angan
mimpi dan
harapan


Berserat

| Posted in | Posted on 15.11

0


bertahun entah beribu hari tak terhitung
menangkis sederet, menampik udara` memberat
kata bukan lagi bagian dari kalimat
cinta hanya serat serat hati kian terurai

Terlelap

| Posted in , | Posted on 15.09

0


Dalam pelukan malam di kesunyian
dirimu terpejam...
Gurat lelah terukir pada paras ayu
membuatku terhanyut dalam sesal

Biarkan Sendiri

| Posted in , | Posted on 15.08

0


aku mau sendiri bertapa sunyi
berteman kisah dan mencoba menggali
menikmati degub jantung ini nanti
mengilhami nafas panjang hati

Hening

| Posted in | Posted on 15.06

0


Hening itu tak membuatmu terlelap?
Hening itu tak membuatmu bermain dengan mimpi mimpi bisu?
Hening itu menarikmu dalam bait bait bahasa yang ranum?
Hening itu menarikmu sejenak menuangkan kalimat kalimat sahaja tak bertuan?

Sakit Hati

| Posted in , | Posted on 11.10

0


Saat cinta menggugah rasa
asmara membara dalam jiwa
membakar hati yang sunyi..
kau hadir berikan warna


Dirimu Dalam Hatiku

| Posted in | Posted on 11.08

0


Kau pinta aku tuk menjauhimu, aku masih bisa. kau memohon aku tuk pergi dari hidupmu, aku masih sanggup. kau pinta aku tuk tak memperdulikaanmu, aku masih bisa tapi jika kau minta menghapus cintaku padamu, itu sama saja engkau menyuruhku untuk berhenti bernafas..... dan jika kau meminta aku menghapus namamu dari hati ini, sama saja engkau meminta aku untuk mati.....

Kangen

| Posted in | Posted on 11.05

0


masih saja ku merindu mu..
meski langit dan bumi tak merestu..
meski hati dan logika tak menyatu..
masih saja ku merindu mu..

Binar Rembulan dan Seonggok Sampah

| Posted in | Posted on 10.54

0


Rembulan tenang berpendar
Di batas pandang ku
Udara dingin menggigit
Mungkin aku tak peduli
Meski terasa mengganggu
Tapi tetap ku nikmati

Tubuh Mungil Di Bawah Telapak Surga

| Posted in , | Posted on 10.52

0


kau hadir puaskan nafsuku
lembut, bersih terbelai "kasih"
mata, kaki, tangan dan rohmu buat kemaluanku
bergores luka dalam tapi tanpa dendam


Menangkis Pedih

| Posted in , , | Posted on 10.51

0


Engkau adalah kuncup bibir yang melahirkan
Hujan tanya dalam jiwa
Mematahkan semua kering jawab yang meretakkan
Hutan keterasingan dalam sanubari dan jiwa

Kepak Sayap Sang Merpati Putih

| Posted in , , | Posted on 10.48

1


Oh, masih kulihat kepakan sayap itu
menari-nari meyibak kabut kebisuan
menggapai lembah-lembah yang kelu
mencari jawab dari sebuah perjalanan

pekik semangatnya menggema
membelah jenggala alam semesta
akar-akar kehidupan coba diraihnya
berbekal kebulatan tekad yang bergelora

Ketika Semua Harus Berakhir

| Posted in , | Posted on 10.46

0


Ketika semua harus berakhir
Ketika peluhku tak lagi berarti
Kau memilih tuk akhiri kisah ini
Kau hempaskan aku tak berdaya

Sang Pelopor

| Posted in | Posted on 09.29

0


Kita tidak sedang bercengkrama dengan langit
langit lebih memilih menenggelamkan mentarinya kala senja
Tidak sedang bersahabat dengan samudera
samudera lebih memilih menghancurkan nusa dengan ombaknya
Tak pula kita bersenda dengan waktu
Toh waktu hanya berjalan cepat menghantar masa,
: masa kita menuju tua

Derai Air Mata

| Posted in , | Posted on 09.27

0


Mengapa harus tumpah semuanya..
Derai air mata dan kekesalan hati..
Membekukan segala emosi di raga..
Yang harusnya tidur dalam peraduannya..

Bicara Kekesalan

| Posted in , | Posted on 09.25

0


Bagaimana mungkin
aku mendekati-Mu
sedang diri
penuh kealpaan
dan hati
ada kala membeku
ada waktu di pesisiran buntu
tika akal jauh menerpa
akan kekhilafan gugusan dosa
yang kutebarkan helaiannya

Kekesalan Hati

| Posted in | Posted on 09.20

0


Jauh didasar hati ini...
Terasa ingin menangis...
Meritik akan penghianatanku...
Tapi dihati ini...
Masih mengalir namamu dan dirinya...

Ketegaran Hati

| Posted in , | Posted on 19.58

0


Malam ini aku terbangun dari tidur lelap ku

Merenungi cinta kita yang penuh dilanda rintangan

Memikirkan rasa rindu yang mendalam

Dan akan kembali berakar di hati kecil ku

Alam Desaku

| Posted in | Posted on 14.35

0


Kulihat sawah membentang
warna hijau bagai permata alam
ku coba telusuri jalan
akankah tetap begitu

Sakitnya Cinta

| Posted in , | Posted on 21.45

0


Cinta Itu Indah, Cinta Itu datang tak disangka-sangka…
Cinta Itu Hangat meski jauh entah dimana,
cinta Itu seperti angin, menghembus-membelai relung hati kita…

Cinta dan Bunga

| Posted in | Posted on 21.42

0


cinta itu seperti bunga…
benih yang jauh pun dapat tumbuh di hati
seperti penyebaran tumbuhan,
bisa melalui angin, air, kumbang yang tak terduga

Sebuah Kata

| Posted in , , | Posted on 21.36

0


Malam ini ,
ku lihat bayang dirimu dalam kegelapan malam
melangkah menjauh dariku
mendekat pada angin malam dalam kegelisahan

Arti Sebuah Kebahagiaan

| Posted in , | Posted on 21.32

0


Kadang………
Kita merasa rindu kapankah kebahagiaan kan datang
Kadang……….
Saat kebahagiaan datang bingungpun menjelang

Bersamamu

| Posted in , | Posted on 21.30

0


Jalani kisah kasih denganmu
Gelak tawamu selalu kurindu
Manisnya warna warni cintamu kunikmati hari bersama
Dirimu dihatiku

Keikhlasan Air Mata

| Posted in , | Posted on 21.28

0


renungan malam…
saat itu tanpa bintang, dingin, kelabu dan basah…
aku seakan tersambar kilatan petir yang tak pernah ku tahu asalnya
coba berfikir positif tapi tetap tak berubah…
emosi, kekecewaan, kepedihan, dan kesedihan itu…
seolah tak lagi terbendung

Hanya Dirimu

| Posted in , | Posted on 21.13

0


Disetiap khayal,
Hanya dirimu yang terpikirkan,
Disetiap mimpi,
Dirimu slalu mendampingi,

Sesalku

| Posted in , | Posted on 21.06

0


Betapa aku begitu mencintai dirinya,

sungguh terlalu rasa sayangnya aku hanya buat dirinya,

semua itu tak sanggup kulukiskan,

tak kan pernah bisa ku’ungkap dengan seuntai kata-kata,

tapi mengapa,

setelah ku raih semua asa,

Hari Ini Ku Bahagia

| Posted in , | Posted on 21.04

1


Sinar rembulan kembali menerangi,

malam hari pun bercahaya kembali menerangi,

temani hari ini yang penuh dengan indahnya mimpi,

hiasi hati yang tlah bahagia kembali,

Cinta Yang Tak Seharusnya

| Posted in , | Posted on 21.03

0


Tak terasa pahit manisnya hidup ku jalani,
hari-hari yang ditemani rasa jiwa yang sepi,
waktu demi waktu kujalani tanpa ditemani kekasih hati,
berjuta harapan tuk dapatkan rasa itu kembali,

Puisi Jalanan

| Posted in , | Posted on 09.49

0


Hanya dirimu belahan jiwa diriku…
hanya dirimu jantung hatiku…
hanya dirimu cahaya hati diriku…
hanya dirimu segala bagi diriku…

Coklat Valentine

| Posted in , | Posted on 09.44

0


Hari ini kau berikan coklat sekantung untukku.
Aku makan sampai kenyang dan gigiku linu linu.
Engkau sabar melihat aku demikian.
Hanya tersenyum dan menunggu.


Kesepian

| Posted in , , | Posted on 09.39

0


Sepi mu bukanlah sepiku…
sepimu karena kemerana sesuatu yg hilang
sepi ini bukan sesal akan sebuah keputusan
keputusan adalah suatu ketegasan
suara hati yang mendalam
relung-relung kebulatan tekad suatu penyelesaian
tak ada sesal tak ada kehampaan
inilah jalan sepiku
ku tak pernah sesali akan keadaanku
keadaan akan hidup ku
keadaan akan istri ku
keadaan akan cerai ku
kiniku sendiri tak ada sepi
tak ada kebodohan dalam lubuk
hanya sebuah
kata tanggung jawab yg kian mendera keringat dingin bila terlintas.

Indonesiaku

| Posted in | Posted on 09.37

0


Bertatah indah pena-pena tajam diatas kertas
meratap joretan-joretan pisau pembunuh anak cucu
bukan aku jika tak bahagia
karena aku bukan mereka
negara indah bukan karna budaya

Selembar Puisi Untukmu Ibu

| Posted in , | Posted on 09.05

0


Dentang nafasmu menyeruak hari hingga senja
Tak ada lelah menggores diwajah ayumu
Tak ada sesal kala semua harus kau lalui
Langkah itu terus berjalan untuk kami
Dua malaikat kecilmu...

Kembalikan Dia

| Posted in , | Posted on 18.28

0


asa ku jauh dalam diam
diam yang berkepanjangan dalam tangis ku
diam yg indah,seindah senyum kaku itu
dia satu orang tersayang dalam jiwa ku

Akhirnya

| Posted in , | Posted on 20.40

0


mlam ini ada bulan
bulan sabit dekat bintang
bintang yang dekat
jauh diatas sana

jauh dalam hatiku
jauh dalam jiwaku
jiwaku yg mulai menyadari
arti kesalahan ku kali ini

Memori

| Posted in , | Posted on 11.18

0


Malam turun rambati sepi, mengawal sunyi
sepi terasa hening teraba
dalam bayang-bayang purnama,
di sela tetesan embun,
di rumput hijau

Mentari Pagi

| Posted in , | Posted on 11.15

0


Mentari pagiku…
Hari telah petang
Seperti matahari yang meninggalkan langit
senja tiba,
Dan kau pergi

Kenangan Lalu

| Posted in , | Posted on 11.11

0


Berkelana dalam Ilmu mencari kemenangan
Badai d’sahara pun takkan bisa menghapus jejaknya
Bias cahaya menghangatkan lorong2 sempit….
Ketebalan kabut mengikis nafas bumi


"Top Puisi Bahasa Jiwa"