Mimpi Di Malam Hari
| Posted in Cinta, Kebahagiaan, Kehidupan | Posted on 19.32
Semalam, Aku bermimpi
Tidur dengan nyaman di antara seprai dan bantal,
Terasa wangi kayu cendana mengembus di udara.
Saat-saat sepenuh hati
Ketika kita masih bersama,
Ketika cinta kita masih abadi.
Semalam, aku bermimpi
Meninggalkan debu kehidupan di belakang,
Melangkah dengan ringan ke surga,
Tanpa khawatir sedikit pun
Di atas lereng bukit yang wangi –
Tidak ada lagi kesedihan dan penderitaan!
Malam ini, aku telah pulang,
Hujan di gunung menetes tiada hentinya,
Roda-roda bergulir di jalan sepi,
Awan bergantung tak beraturan,
Mengundang mimpi,
Penglihatan yang luar biasa
Untuk melupakan dunia manusia yang penuh ilusi.
Sayangku! Kekasihku!
Sungai mengalir tiada henti,
Mencari sebuah pelabuhan lama untuk dikenang,
Di mana hari-hari panjang akan penuh kegembiraan,
Kepuasan dari seorang manusia,
Dan hilang semua keluhan.
Semalam, aku bermimpi
Aku adalah seekor angsa,
Di atas gunung yang menjulang tinggi,
Minum dalam salju,
Mandi dalam pelangi
Merasa bebas lagi,
Merasa bebas lagi.
Penyair
Dalam Jiwa Yang sepi
Comments (0)
Posting Komentar