kumpulan puisi

Bahasa Jiwa

| Posted in , | Posted on 17.05

0


Kelam dalam hampa yang menyelimuti diri ini
Seakan tiada berarti lagi bagiku
begitu cepat, aku harus kehilangan orang yang aku sayang....
dan kini aku harus belajar sendiri, sepi, dalam kesedihan.


Angan-Angan Cinta

| Posted in | Posted on 20.25

0


Banyak orang bilang cinta memang susah ditebak,
bagaikan burung yg menari-nari mengepakkan sayapnya yg penuh warna..
yg membawa penuh terka untk mendekatinya..
tetapi ketika kita mendkat ia terbang menjauh..
dan ketika kta tidak ...mengharapkanya
dan ketika kita tdk mengharapkan cinta,
ia dtg tiba-tiba..aku bagaikan nyawa yg menari-nari diatas gelombang 
yg brharap bsa brjalan diatasanya dg penuh cinta..
tp syg ketika aku akan brjalan tak ada angin yg membawa ku terbang.

Masa Lalu

| Posted in , , | Posted on 15.55

0


Malam ini
langit diluar hitam kelam
indahnya kerlip bintang
tertutup awan tebal
Ingatan masa lalu begitu saja
menyelinap

membawa rasa sunyi
merayapi hati
Sampai hari ini
ku masih terus bertanya
mengapa kudipertemukan
disatukan
dan dipisahkan dengannya

Masihkah Aku Kawanmu?

| Posted in , | Posted on 12.54

0


Sedang apa kau disana kawan..?
slalu itu yang aku pikirkan
seandainya kau bisa berbagi harimu denganku
aku ingin jadi bagian waktumu

Pernahkah kau mengingat berapa lama kita telah berkawan..?
aku ingat pertama kali aku melihatmu
aku menyukai perangaimu
lalu kita saling bicara dan tersenyum
saat itu aku merasa kau akan jadi kawanku

Titik Cahaya

| Posted in , | Posted on 12.44

0


Di bawah kesadaran,.
Kuratapi nasibku yang malang,.
Berbagai cobaan seakan berkuasa,.
Jadi senandung pilu penghias malam,..

Hey, kenapa aku diam,.
Ini cuma coretan masa silam,.
Esok aku harus bisa buktikan,.
dunia harus aku genggam,..


Dia Itu Cinta...

| Posted in | Posted on 12.30

0


Jika cinta datang dan berlari kearahmu..
Akankah kau langsung menangkapnya dan mendekapnya penuh kehangatan???

Jika cinta datang sambil tersenyum padamu..
Akankah kau langsung merangkulnya untuk berjalan bersama mu,
lalu memberinya senyum terindah yang kau miliki???


Kau dan Khayal ini

| Posted in , | Posted on 12.31

0


Menelusur aku dilamun.
Mencari sosok itu.
Itu sosokmu..
Berkhayal akan dirimu.
Berkhayal akan kebersamaan kita kemarin.
Mengulang adegan-adegan indah itu dibenak.
Mengarang sedikit adegan tambahan yang kukarang sendiri.
Tersenyum tipis untuk itu.


Pada Persidangan Pertama

| Posted in , , | Posted on 12.26

0


darimana pembelaan sebaiknya dimulai?

aku ingat. aku sedang berada di suatu kafe
menikmati batang-batang rokok, kopi pahit
dan kesedihan yang tidak bisa membebaskan
diriku dari cinta kepada seorang perempuan,
ketika seseorang yang kalian sangka aku itu
menuliskan puisi yang kini kalian baca ini.
dia menulis di kamarnya yang penuh cahaya
dan hidup yang redup juga rencana memetik
negara serta rak-rak buku berisikan pameran
benda-benda seni buatan luar negeri

Penyesalanku terhadapmu

| Posted in , | Posted on 12.23

0


Semua yang telah berlalu
t’lah membuatku mengingkari janjiku sendiri
janji yang membawa penyesalan
t’lah membuatmu kecewa
t’lah membuatmu berpaling dari hati ini


Jaket yang Memeluk Aku Sekarang

| Posted in | Posted on 12.14

0


kita tukar dengan uang terakhir di sakuku kala itu,
selembar uang 100 ribu rupiah. kasir memberi kita satu
koin kembalian. kau berkata, "suatu waktu akan kita
lemparkan ke udara untuk mengundi."

berwarna tanah. kau yang memilih. aku setuju
bukan tak ada pilihan lain. tapi ada luka kecil
di dadanya, seperti seseorang pernah menyakitinya.
aku suka merawat luka, termasuk lukamu.

Suara Hati

| Posted in , | Posted on 11.59

0


Mulutku tertutup rapat
Mataku tak mampu untuk memandang
Tanganku tak sampai untuk menggapaimu
Terdiam, Diam dan hanya diam

Ingin aku lontarkan pertanyaan itu
Pertanyaan yang sudah lama aku pendam
dalam hatiku yang paling dalam


Kehilangan

| Posted in , | Posted on 14.03

0


Rinai titik hujan iringi desir angin
Sayu terasa menusuk relung jiwa
Mentaripun enggan aku lihat
Hanya lukisan semu yang tampak
Pada raut khayal yang terlupakan
Satu demi satu langkah aku ayun
Hela demi hela nafas aku hembuskan
Aku coba layangkan lamunanku
Walau badai hempaskan raga yang rapuh


Tuhan,,, Aku Lelah

| Posted in , , | Posted on 20.32

0


ketika ku terpaku dan menantikan kehadiran dirimu
aku tak mengerti apa yang sedang ku perbuat
seperti apakah diriku ini
menanti yang tak pasti
aku telah lelah terpaku disini sendiri
kini aku mulai putus asa


Bayangan

| Posted in , | Posted on 18.20

0


Tergambar jelas bayangan itu dimataku,
Selalu kutunggu dengan kesabaran sebagai sandaranku,
Kapankah bayangan itu akan sampai tepat di depanku??,
Kuayunkan tangan tuk meraih,
Tapi tak dapat ku raih,
Aku tak sampai,

Sang Dewi

| Posted in | Posted on 18.18

0


Pagi itu fajar menyingsing
menyinari lembut beriramakan alunan kicauan burung
Kulangkahkan dengan harapan
saat itu,,,,,
bertemuku pada jelmaan Sang Putri Bidadari
yang menyambut tatapanku dengan senyuman dan wajahny yg merah merona
aku pun tersipu menatap indah wajahny,,,,,
Kugenggam tanganny, kutatap dalam matanya,
tampak pantulan wajahku,
emank bodoh kalau ku brkata seperti itu

Bahagia

| Posted in , | Posted on 18.13

0


Lama mencari arti bahagia
aku mulai mengerti satu hal
Kebahagiaan itu adalah perasaan senang ketika melihatmu bahagia
Kadang untuk melihat suatu kebahagiaan, tidak jarang air mata kita menetes. Entah karena haru, atau karena sesak.

Benalu (Penyakit)

| Posted in , | Posted on 22.54

0


Dulu,,, tumbuh sebatang pohon yang sangat rindang
yang selalu memancarkan keindahannya
disetiap pagi pohon itu terlihat menebarkan senyuman
kepada setiap yang melihatnya
dengan keindahan pohon itu
burung-burung pun terpikat untuk bermain
bersuka ria di atas dahan-dahannya


"Top Puisi Bahasa Jiwa"