Cobalah kau lihat aku di sini menangis karena cinta,cinta yang kini telah pergi tinggalkan aku,tetesan air mata ini menggambarkan betapa tulus nya cinta ini padamu.
Dear Kekasihku Tercinta
Hari memahat luka Dan mentari malu memancarkan cerianya
Hujan pun mengambil posisi dalam ringkih sepi Alam melantunkan melodi luka untukku, untuk aku yang tulus mencintaimu
Masih saja basah. Sepertinya puisi tak hendak
sampai ke tidur tak berigau ke jaga yang bara.
Api masih dipadamkan hujan.
Tak ada puisi bunga
Selalu angin bawa awan hitam
di gantungan jemuran.
Masih saja basah.
sudah terlalun lama aku memendam perasaan ini
walaupun engkau hanya seseorang yang hanya singgah
tetapi engkau telah mampu masuk kedalam ruang hatiku yang selama ini telah tertutup oleh kesedihan .....
aku ingin hanya engkau tahu tetang perasaanku ....
Saat itu, saat yang paling membuatku resah dan gelisah…
ketika tak sengaja ku jumpa dirimu,
paras cantikmu, tutur lembutmu dan gelak tawamu.
semua itu menggetarkan hati ku,hati yang slama ini membeku.
tak ku sangka,
Dalam setiap irama tubuhmu kau selalu menyapa Dalam kepenatan yang tak pernah terbisikkan kau selalu mendekap Dalam kerinduan yang sangat kau tak pernah ingin lepas dariku Usiaku kini telah berubah Aku bukan lagi balita kecil Kaulah yang telah membentuk jiwa mentah ini Kaulah yang telah mengelola emosi labil ini menjadi lokomotif kemajuan Kaulah yang selalu memberiku keberuntungan dengan nasihatmu kala malam telah larut dan gerbang mimpi siap menghampiriku
dalam dinginnya malam ini kadang kuteringat akan dirimu …
teringat ketika senyummu masih untukku …
yang selalu hadir dalam mimpiku …
yang sampai saat ini masih terbayang dipelupuk mataku …
kau yang dulu kucinta …
dan sampai kapanpun kau selalu kucinta …
kini pergi tinggalkan untukku hanya sisa …
rasa pahit yang selalu terbayang jelas diingatanku …
Mata terbuka pada siang yang datang
Aku lahir dalam jiwa yang terang
Berada pada keramaian senyum indah yang menghampiri
Mereka tertawa melihat aku menangis
Mungkinkah itu pertanda bahwa dunia itu indah
Atau dunia itu berada pada titik baliknya
Perjalanan manusia penuh dengan lika-liku
Selalu berbeda tanpa batas ruang dan waktu
Kegagalan kadang kala menyakitkan kalbu
Jika tiada pembimbing bagi hati yang pilu
Ketika akhir dari tujuan tidak menjadi milik anda
Hanya keikhlasanlah yg menolong pedihnya jiwa
Tatkala kegagalan terus membayangi langkah kita
Pasrahkanlah segalanya pada Sang maha Bijaksana