Mekar Melati
| Posted in Cinta, Rindu | Posted on 15.05
kembali seperti saat pertama
meskipun aku juga sudah lupa
bagaimana menyapa mekar melati
suatu pagi setidaknya satu titik sapa
bukan taman tetapi rimba hati
matahari merayap di tiap dinding
mengagummu aku jadi merinding
dinding teteskan luka lama
pada cinta yang pertama menyeberang
yogyakarta mungkin masih sebuah sepi
dikoyak zaman dimangsa ilusi
tiada kukejar sinar peduli
begitu panas menyengat hati
ke ujung jalan rindu bertaut
meraut wajah mekar melati
meski gamang siang menanti
senja lupa tiada terjaga
Riyadi
Purworejo, Indonesia
Comments (0)
Posting Komentar