Saksi Bisu
| Posted in Cinta | Posted on 16.54
Jemariku menggenggam satu nama
Nama yang ku jaga,
Nama yang ku bawa kemanapun aku pergi,
Nama yang sungguh membenci diriku sendiri
Akupun telah berlari,
Kaki ini melangkah,
Ke tempat yang kamu anggap jauh
Sepertinya, hatiku hanya terpaku,
Taukah kamu, betapa sakitnya pecahan hati ini?
Aku telah menelan terlalu banyak kebencianmu.
Lebih dari yang ku mampu
Ku coba susun kembali, pecahan hatiku sendiri.
Satu yang aku pastikan,
Satu hari nanti, kita akan bertemu,
Dengan waktu dan keadaan yang berbeda,
Hatiku inilah, saksi bisunya
Lia
Bengkulu
Comments (0)
Posting Komentar