Ku Sangat Cinta
| Posted in Cinta | Posted on 14.40
Ketika KU merindukannya, KU tutup kedua mata ini, dan KU tenangkan sejenak jiwa KU.
KU hirup udara segar yang ada disekeliling KU, dan KU hembuskan dengan perlahan, dan perlahan.
KU sebut namanya dalam hati KU, dan KU puja Ia, berharap KU kan jadi kekasihnya.
Sejak pertama KU menyadari, bahwa Dia lah cinta yang membuat kedamaian, cinta yang membuat ketenangan, cinta yang membuat kesejukkan KU.
KU tak akan salah lagi, jika cinta yang tercipta kepadanya, begitu tulus dari hati yang terdalam, yang selama ini tak sesempurna cinta KU kepadanya.
Yang setiap hembusan nafas KU, KU persembahkan untuknya, dan setiap jantung KU berdetak KU relakan hanya untuknya.
Kini, KU tak pernah tau, apakah Dia juga mencintai KU, dan apakah Dia juga menyayangi KU.
Setelah KU mempermainkannya, setelah KU sering kali mengecewakannya, dan mungkin Dia membenci KU.
Tapi, KU tetap pada cinta tulus KU, KU tetap berharap, dan menjadi kekasihnya.
ALLAH..."
Chapliest
Lubuk Linggau
Comments (0)
Posting Komentar