kumpulan puisi

Sangkar Imajinasi

| Posted in | Posted on 22.05


Ini desakan angin. . .
Yang memukul persembunyianku. . .
Menggilingku dengan ranting yang merapuh. . .

Mencoret hitam basah. . .
Pada wajahku yang terlalu muda. . .
Mencetak tanda-tanda. . .
Pada jantungku yang akan musnah. . .

Mengerikan. . .
Jika lama-lama sangkar ini terbang. . .
Menghilang bersama imajinasiku. . .

Sungguh menakutkan. . .
Jika perhatianku untuk peghuni sangkarku akan pudar. . .

Meraba apa. . . ? ? ?
Jika bilik-bilik otakku. . .
Tidak lagi sangkar. . .
Tidak lagi mangkok imajinasi. . .

Sedang senja pucat itu. . .
Tak lagi jingga. . .
Tak lagi surga. . .

Dan. . . Membakar apa. . . ? ? ?
Jika jantungku tak lagi perapian. . .
Tak lagi kereta. . .

Kereta yang cerobongnya. . .
Membuang asap rempah-rempah kebencianku. . .
Dan mencerna sisa cintaku. . .
Untuk beradaptasi pada rel yang sesungguhnya. . .
Tak mempertemukan Aku pada Stasiunmu. . .
 

Ima Karisma
Bengkulu

SocialTwist Tell-a-Friend

Comments (0)

Posting Komentar

"Top Puisi Bahasa Jiwa"