kumpulan puisi

Cinta dari Shindu

| Posted in | Posted on 17.24


Suara kepak camar laut pulang kedalam pelangi
layang layang diturunkan dari langit sore
mendung menutupi agustus…

wanita wanita paruh baya nyalakan dupa di sepanjang jalan
berjuta mantra dan doa menguap ke nirwana

aku masih berduka…

gelombang lembut pantai Shindu berbisik lirih…
lalu dimana kau akan berteduh malam ini, perempuan letih?’..

tak bisakah kau peluk dan bawa aku ke dasar laut mu?

‘tirtaku adalah tempat bersemayam ruh manusia sudah yang mati”

bibir perempuan bergetar lirih, aku pun sudah lama mati…hanya Sang Bumi belum berkenan menerima ragaku…

gurat iba Shindu basahi kakiku yang terjuntai dari dinding batu…

Rumah tak harus atap dan dinding, perempuanku…
pasir pantai akan menjadi alas kakimu
matahari sebagai penghangat jiwamu
dan rasakanlah musim di bulan ini….
ketika wangi madu dari kelopak bunga yang rekah sampai padamu
saat itulah aku menjelma kekasih bagimu——-

Renta ivonne
akasia-denpasar
11/23/2009 17:35:50

SocialTwist Tell-a-Friend

Comments (0)

Posting Komentar

"Top Puisi Bahasa Jiwa"