Sajak mengantuk
| Posted in Kehidupan | Posted on 17.07
Aku pengecut
seperti cecurut di lobang semut
menyempil
raut rikuh terselubung malu
aku perempuan dekil,
setangkup madu tak cukup buat ku luluh
kau masih saja menunggu?
menunggu apa
memangsa cecurut?
hasrat telah surut
lihatlah, purnama pun sudah pulang
sesajen sudah jenuh
aku sudah mengantuk
suntuk
pulanglah tampan
pada dada ibumu yang menunggu kau peluk
Renta ivonne
Akasia-denpasar
11/23/2009 17:32:55
Comments (0)
Posting Komentar