Halusinasi
| Posted in Cinta | Posted on 21.07
Ada sesuatu yang mengelinding dihatiku. . .
Menyeruak. . .membelah pagi dan malam. . .
Menyelubungi nadiku yang biru. . .
Membungkuk pada senja. . .
Mengaduk ritme jiwa yang menghalus. . .
Tertabrak oleh setumpuk lapisan gagak merah. . .
Lalu menghuni lantai mata hangatku. . .
Yang bergegas membeku oleh wajah tegasmu. . .
Ini jiwa yang sengaja menjerang sandaran nafasku. . .
Yang meronta memanggil sekelebat nafasmu yang kian rebah. . .
Ini sendi yang sengaja merapuh demi sesosok rusukmu. . .
Yang tidak pernah mencoba membalut jantungku. . .
Ini darah yang sengaja menghitam legam. . .
Tertusuk oleh tulang benulang rasa. . .
Yang aromanya berjuntai dinafas putihku. . .
Dan ini hati yang sengaja menunduk sujud. . .
Pada adonan tingkahmu. . .
Yang diaduk dalam skema mahal yang tak putus-putus. . .
Lalu ini segelindingan asap lensaku yang menguap hangat. . .
Menjatuhkan sekelompok air mata pengap yang tajam meriuh. . .
Menggenangi persimpangn wajah pucatku. . .
Kau tahu. . .
Segerombolan halusinasi inilah. . .
Yang merengek memintaku mendalami namamu. . .
Yang subur hidup dipersendian rintihku. . .
Kau tahu. . .
Sepabrik halusinasi inilah. . .
Yang merintih memintaku menyeret namamu. . .
Yang terluka dan rusak oleh dunia yang sekarang meremehkanmu. . .
(Buat "YARIS" )
Ima
Bengkulu
Comments (0)
Posting Komentar